24 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

LokaPALI: Menghidupkan Akar Budaya Melalui Jendela Realitas Tertambah

Penulis: Ika PS 15 June 2025 10:38 WIB Dilihat: 3 kali Komentar: 0
LokaPALI: Menghidupkan Akar Budaya Melalui Jendela Realitas Tertambah

Di ruang kelas yang sering kali dipenuhi buku teks yang statis, siswa kerap merasa asing dengan nilai-nilai budaya yang menjadi akar kehidupan mereka sendiri. Bagi generasi yang tumbuh besar dalam kepungan layar digital, kearifan lokal sering dianggap sebagai catatan sejarah yang usang, jauh dari jangkauan dunia interaktif yang mereka kenal. Menjembatani jurang antara tradisi luhur dan antusiasme digital, dua pendidik dari Kabupaten PALI, Sapta Risnanto dan Okti Tersani, menghadirkan inovasi LokaPALI (Augmented Reality berbasis kearifan lokal masyarakat PALI).

Menyambut Budaya dengan Sentuhan Teknologi

Inovasi yang diusung dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025 ini hadir sebagai solusi atas rendahnya minat siswa mempelajari kearifan lokal akibat metode pembelajaran yang monoton. LokaPALI mengubah materi budaya yang awalnya hanya berupa teks menjadi pengalaman visual interaktif melalui teknologi Augmented Reality (AR).

Secara teknis, inovasi ini dikembangkan melalui metode Research and Development (R&D) yang sistematis, mencakup lima tahap utama: analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Proses kreatifnya melibatkan penggunaan perangkat lunak modern seperti Blender 3D, Unity, dan Visual Studio untuk menciptakan model 3D, audio, serta animasi budaya lokal yang dapat dipindai langsung melalui smartphone siswa.

Hasil Nyata dan Dampak Pembelajaran

Implementasi LokaPALI membawa perubahan signifikan dalam ruang kelas. Berdasarkan uji coba, hasil yang dicapai sangat memuaskan:

Peningkatan Pemahaman: Sebanyak 94,64% siswa menyatakan materi budaya menjadi jauh lebih mudah dipahami.

Minat Belajar: Sebanyak 98,21% siswa merasa media ini sangat menarik untuk digunakan.

Peningkatan Akademik: Terjadi lonjakan nilai rata-rata post-test dari 54,95 menjadi 75,21 setelah penggunaan media ini dalam proses pembelajaran.

Visi Masa Depan

LokaPALI bukan sekadar alat peraga edukasi, melainkan sebuah arsip digital yang melestarikan tradisi dengan cara yang relevan bagi generasi masa kini. Inovasi ini membuka peluang kolaborasi antara dunia pendidikan, pelaku budaya, dan pengembang teknologi untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih kontekstual. Selain sebagai media di sekolah, LokaPALI memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sarana promosi pariwisata edukatif di Kabupaten PALI, memastikan identitas daerah tetap kokoh berdiri di tengah arus modernisasi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026