23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

PIE-TrafficED: Mengubah Edukasi Lalu Lintas Menjadi Tantangan Seru dan Menegangkan

Penulis: Ika PS 28 June 2025 02:36 WIB Dilihat: 2 kali Komentar: 0
PIE-TrafficED: Mengubah Edukasi Lalu Lintas Menjadi Tantangan Seru dan Menegangkan

Edukasi keselamatan lalu lintas sering kali hanya berupa penyuluhan satu arah, ceramah, atau pembagian brosur yang rentan diabaikan oleh para remaja. Padahal, angka kecelakaan dan pelanggaran di jalan raya yang melibatkan pelajar masih tergolong sangat tinggi akibat minimnya pemahaman mereka terhadap rambu dan etika berkendara. Pendekatan yang pasif dan teoritis ini dinilai tak lagi cukup untuk menarik perhatian generasi Z yang hidup di tengah pesatnya era hiburan dan teknologi digital.

Menyadari kebuntuan metode konvensional tersebut, seorang pelajar dari SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, Mahsa Cahya Jenar, mengembangkan sebuah terobosan kreatif bernama PIE-TrafficED (Pie Face Traffic Education). Diikutsertakan dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun 2025, inovasi ini mendobrak kebiasaan lama dengan menyajikan aplikasi edukasi berbasis Android yang mengawinkan kuis digital dengan permainan fisik ala Pie Face Challenge.

Secara teknis, aplikasi yang dikembangkan menggunakan platform Kodular ini dimainkan secara berkelompok oleh 3 hingga 5 orang. Pemain secara bergiliran memindai barcode pada kartu fisik menggunakan fitur QR Scan di dalam aplikasi PIE-TrafficED. Seketika, layar akan menampilkan soal pilihan ganda seputar rambu dan etika lalu lintas yang terintegrasi secara acak dari platform Quizizz. Ketegangan memuncak karena pemain hanya diberi waktu 20 detik untuk menjawab; jika salah atau kehabisan waktu, mereka harus siap menerima hukuman lemparan krim di wajah dari alat pie face.

Tidak sekadar mengejar sensasi hiburan, aplikasi ini terbukti secara ilmiah menjadi media pembelajaran alternatif yang sangat layak, dengan tingkat kelayakan dari ahli media dan materi mencapai skor lebih dari 82,19%. Selain fitur kuis barcode, aplikasi ini juga dibekali menu materi ringkas dan tayangan video edukatif yang dirancang khusus untuk memandu remaja menuju kesadaran transportasi yang aman dan berkelanjutan.

"PIE-TrafficED bukan sekadar media hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membentuk pemahaman dan kesadaran siswa terhadap pentingnya keselamatan lalu lintas."

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026