24 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Vacuum Cleaner Sederhana: Menjaga Kualitas Usaha dari Balik Debu

Penulis: Ika PS 29 June 2025 08:56 WIB Dilihat: 6 kali Komentar: 0
Vacuum Cleaner Sederhana: Menjaga Kualitas Usaha dari Balik Debu

Di balik meja-meja usaha mikro yang penuh semangat, sering kali ada musuh tak kasat mata bernama debu. Ia bukan hanya sekadar kotoran, melainkan pengganggu kenyamanan yang menempel pada produk-produk kebanggaan para pelaku UMKM. Selama ini, alat pembersih yang efektif sering kali dibatasi oleh harga mahal dan penggunaan listrik yang boros, membuat pelaku usaha kecil dan rumah tangga harus berkompromi dengan sapu manual yang melelahkan dan kurang efisien.

Menyadari keterbatasan tersebut, dua siswi SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, Dinda Sittayander dan Ria Yolandha, menghadirkan inovasi Vacuum Cleaner Sederhana. Inovasi yang diusung dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun 2025 ini bukan sekadar alat pembersih, melainkan sebuah pernyataan bahwa efisiensi tidak harus datang dari kemewahan teknologi.

Teknologi Daur Ulang untuk Produktivitas

Inovator merancang alat ini dengan semangat upcycling yang tinggi, memanfaatkan barang-barang di sekitar seperti botol bekas, dinamo mainan, dan kardus. Dengan biaya perakitan yang sangat terjangkau, yaitu hanya sebesar Rp29.000,00, alat ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna dapat dijangkau oleh semua kalangan.

Meskipun sederhana, performanya sangat membantu. Penggunaan vacuum cleaner mini ini mampu memangkas waktu pembersihan hingga 35% dibandingkan metode sapu manual, serta menghemat konsumsi energi listrik hingga 30% berkat penggunaan motor listrik yang efisien. Desainnya yang ringkas dan ergonomis menjadikannya solusi portabel yang sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM untuk menjaga area kerja tetap higienis dengan modal minimal.

Mendukung Ekonomi Lokal dengan Kreasi Mandiri

Inovasi ini lahir dari pemahaman bahwa produktivitas usaha sering kali terhambat oleh hal-hal kecil seperti kotoran yang menumpuk. Dengan kehadiran alat ini, Dinda dan Ria tidak hanya menawarkan kebersihan, tetapi juga memberikan dukungan bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui teknologi yang ramah lingkungan. Mereka berhasil membuktikan bahwa dengan kreativitas, keterbatasan sumber daya bukanlah penghalang untuk menciptakan solusi yang aplikatif dan bermanfaat bagi banyak orang.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026