24 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Dari Absensi Manual ke Sistem Digital: Inovasi TAB Online Menggunakan Kartu Pelajar Tingkatkan Efisiensi Kehadiran Siswa

Penulis: Ika PS 28 May 2025 07:05 WIB Dilihat: 2 kali Komentar: 0
Placeholder

Transformasi digital terus menghadirkan berbagai solusi inovatif di dunia pendidikan, termasuk dalam pengelolaan administrasi sekolah. Menjawab tantangan sistem absensi yang masih dilakukan secara manual, dua pelajar SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi, Nur Naksa Safitri dan Alendra Saputra, menghadirkan inovasi "TAB Online Menggunakan Kartu Pelajar", sebuah sistem absensi digital berbasis Radio Frequency Identification (RFID) yang memanfaatkan kartu pelajar sebagai identitas elektronik untuk mencatat kehadiran siswa secara otomatis.

Inovasi ini menjadi salah satu peserta dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2025 kategori Pelajar. Melalui pemanfaatan teknologi RFID, inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, serta transparansi dalam pengelolaan data kehadiran siswa di lingkungan sekolah.

Menjawab Tantangan Sistem Absensi Konvensional

Selama ini, pencatatan kehadiran siswa yang masih dilakukan secara manual dinilai memiliki berbagai keterbatasan, mulai dari proses yang memerlukan waktu cukup lama, potensi terjadinya kesalahan pencatatan, hingga kemungkinan manipulasi data kehadiran. Selain itu, orang tua juga belum dapat memantau kehadiran anaknya secara langsung sehingga informasi baru diperoleh setelah adanya laporan dari pihak sekolah.

Berangkat dari kondisi tersebut, TAB Online Menggunakan Kartu Pelajar dikembangkan sebagai solusi digital yang mampu mencatat kehadiran siswa secara otomatis, cepat, dan akurat melalui pemindaian kartu pelajar yang telah dilengkapi teknologi RFID.

Menghadirkan Sistem Absensi yang Cepat, Akurat, dan Real-Time

Melalui inovasi ini, setiap siswa cukup menempelkan kartu pelajarnya pada perangkat RFID Reader yang dipasang di gerbang sekolah atau pintu masuk kelas. Selanjutnya, sistem akan secara otomatis merekam identitas siswa, waktu kehadiran, serta menyimpan data ke dalam server yang terintegrasi dengan basis data sekolah.

Data kehadiran tersebut dapat diakses secara real-time melalui aplikasi berbasis web maupun perangkat bergerak oleh guru, pihak sekolah, hingga orang tua. Dengan demikian, proses pemantauan kehadiran menjadi lebih cepat, transparan, dan memudahkan pengambilan keputusan apabila ditemukan siswa yang terlambat ataupun tidak hadir.

Mendukung Transformasi Digital di Lingkungan Sekolah

Pengembangan inovasi dilakukan melalui beberapa tahapan mulai dari identifikasi kebutuhan sekolah, penyusunan desain sistem, pembuatan prototipe, pengujian perangkat RFID, hingga evaluasi terhadap efektivitas sistem setelah diimplementasikan.

Selain melibatkan tim pengembang, inovasi ini juga mendapat dukungan dari pihak sekolah, guru, tenaga administrasi, siswa, serta orang tua yang berperan dalam memastikan sistem berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah.

Meningkatkan Efisiensi Administrasi Pendidikan

Penerapan TAB Online Menggunakan Kartu Pelajar memberikan berbagai manfaat, di antaranya mempercepat proses absensi, mengurangi penggunaan kertas, meminimalkan kesalahan pencatatan, serta meningkatkan keamanan data kehadiran siswa. Sistem ini juga mendukung transparansi administrasi sekolah karena seluruh data tersimpan secara digital dan dapat diakses sesuai kewenangan masing-masing pengguna.

Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung digitalisasi layanan pendidikan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. Dengan pemanfaatan teknologi RFID, proses administrasi sekolah dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi peserta didik dan masyarakat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026