23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Kreasi Cerdas dari Barang Bekas: 'DIY Dispenser' Karya Siswi SMA N 2 Unggulan Talang Ubi Hadirkan Solusi Ramah Lingkungan

Penulis: Ika PS 11 May 2025 04:11 WIB Dilihat: 4 kali Komentar: 0
Placeholder

Memenuhi kebutuhan alat rumah tangga tidak selamanya harus menguras isi dompet. Di tengah tingginya harga barang konsumsi saat ini, kesadaran untuk mencari alternatif yang ekonomis dan peduli kelestarian alam semakin meningkat. Berangkat dari isu global mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik, dua siswi kreatif dari SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi, Febi Aryani Vabella dan Naurah Puma Phalosa, berhasil menyulap barang bekas menjadi inovasi tepat guna yang diberi nama "DIY Dispenser".

Inovasi rekayasa teknologi sederhana ini melangkah mantap dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun 2025, yang juga merupakan implementasi dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Lahirnya purwarupa ini didasari oleh keprihatinan terhadap dispenser air konvensional di pasaran yang umumnya membutuhkan biaya tinggi dan sangat bergantung pada daya listrik rumah. Perancangan dispenser daur ulang ini hadir untuk menjawab tantangan tersebut dengan menawarkan perangkat yang hemat energi, ramah lingkungan, dan sejalan dengan kampanye go green yang kian masif digaungkan.

Proses perakitan DIY Dispenser ini memadukan konsep rekayasa gravitasi dan sirkulasi air dasar dengan memanfaatkan limbah yang mudah ditemukan di sekitar kita. Berbekal anggaran yang sangat terjangkau, yakni Rp179.000, alat ini dirangkai menggunakan bahan utama berupa botol plastik bekas berukuran 2 liter dan tumpukan kardus yang dipotong sebagai penyangga bodi dispenser. Untuk sistem penarikan airnya, inovasi ini memanfaatkan komponen kelistrikan sederhana seperti pompa air mini, selang bening fleksibel, baterai, dan kabel kecil yang direkatkan dengan kuat menggunakan lem tembak. Melalui uji kelancaran fungsi dan evaluasi kebocoran, produk akhir ini terbukti sanggup menampung serta mengalirkan air minum dengan kapasitas 500 ml hingga 2 liter secara stabil.

Selain sangat hemat biaya, keunggulan utama dari DIY Dispenser ini terletak pada sifatnya yang portabel, modular, serta kemudahan dalam hal perawatannya. Alat ini dinilai sangat berpotensi untuk diaplikasikan di skala rumah tangga, daerah terpencil, maupun pada situasi darurat yang minim akses kelistrikan. Pembuatan karya ini tidak hanya menghasilkan produk yang fungsional, tetapi juga menjadi media edukasi yang berharga bagi remaja untuk melatih nalar kritis dan keterampilan teknis. Ke depannya, inovasi ini direkomendasikan untuk dikembangkan lebih jauh, baik dari segi penambahan kapasitas wadah air yang lebih besar maupun pengintegrasian sistem filtrasi di dalamnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026