PUTRI BERIAS: Mendobrak Stigma dan Mendekatkan Layanan Terapi bagi Pasien HIV/AIDS di PALI
HIV/AIDS masih menjadi tantangan kesehatan yang kompleks, tidak hanya dari sisi medis tetapi juga dari sisi sosial akibat stigma yang melekat pada Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV). Di wilayah kerja Puskesmas Air Itam, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tantangan ini sempat terlihat nyata pada tahun 2021-2022, di mana meskipun terdapat beberapa kasus ODHIV yang terdata, tidak ada satupun pasien yang menjalani terapi Antiretroviral (ARV). Kondisi inilah yang menggerakkan Citra Mayang Sari, S.Farm., Apt., untuk menginisiasi "PUTRI BERIAS" (Perawatan dUkungan TeRapl BERsama pasien hlv AidS) pada tahun 2023.
PUTRI BERIAS hadir sebagai inovasi layanan kesehatan yang mengubah paradigma pelayanan, dari yang semula bersifat pasif berbasis fasilitas, menjadi proaktif berbasis komunitas dan digital. Inovasi ini dirancang untuk memecahkan hambatan utama dalam penanganan HIV/AIDS, yakni rendahnya kepatuhan terapi, minimnya akses informasi, serta ketakutan pasien akan stigma masyarakat.
Sinergi Teknologi dan Pendampingan Komunitas
Kekuatan utama PUTRI BERIAS terletak pada pendekatannya yang menggabungkan kemudahan teknologi digital dengan sentuhan humanis pendampingan di lapangan. Melalui inovasi ini, Puskesmas Air Itam membuka akses layanan yang lebih inklusif dan privat bagi pasien. Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain:
Akses Digital Cepat: Penggunaan barcode WhatsApp yang memudahkan pasien untuk berkonsultasi secara daring dan privat dengan petugas kesehatan atau apoteker.
Media Edukasi Aktif: Penyebaran informasi melalui SMS broadcast yang bekerja sama dengan MyAds Telkomsel, serta penggunaan media sosial untuk memberikan edukasi rutin bagi masyarakat.
Pendampingan Homecare: Tim terlatih yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, hingga kader HIV turun langsung ke lapangan untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan yang layak di rumah mereka sendiri.
Pelibatan Kader Lokal: Menggerakkan tokoh masyarakat dan kader terlatih sebagai agen perubahan yang tidak hanya membantu pemantauan kepatuhan minum obat, tetapi juga berperan aktif dalam mengurangi stigma di tengah warga.
Buah Manis dari Ketelatenan
Perubahan yang dihasilkan oleh PUTRI BERIAS sangat signifikan dan terukur. Dari data yang mencatat nol pasien yang menjalani terapi ARV pada periode 2021-2022, inovasi ini berhasil meningkatkan partisipasi pasien secara bertahap. Hingga Triwulan II 2025, tercatat 4 pasien telah aktif menjalani terapi ARV. Bahkan, muncul kesadaran mandiri di mana pasien baru mulai berani membuka diri untuk bergabung dengan program dan mengambil obat ARV secara rutin di Puskesmas.
Inovasi ini juga didukung oleh regulasi yang kuat, dibuktikan dengan diterbitkannya Surat Keputusan Kepala Puskesmas Air Itam terkait tim inovasi PUTRI BERIAS, serta dukungan anggaran melalui Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dengan strategi keberlanjutan yang melibatkan regenerasi kader dan integrasi sistem informasi yang fleksibel, PUTRI BERIAS menjadi model praktik baik bagi layanan HIV/AIDS berbasis komunitas yang layak untuk direplikasi di wilayah lain demi mencapai target eliminasi HIV/AIDS tahun 2030.
Berita Terkait
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!