25 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Sentuhan Lembut Sang Inovator: 'GUNTING PASUKAN' Hadirkan Solusi Ampuh Atasi Anak Susah Makan dan Cegah Stunting di PALI

Penulis: Ika PS 19 May 2025 02:47 WIB Dilihat: 2 kali Komentar: 0
Sentuhan Lembut Sang Inovator: 'GUNTING PASUKAN' Hadirkan Solusi Ampuh Atasi Anak Susah Makan dan Cegah Stunting di PALI

Drama anak susah makan, atau yang sering dikenal masyarakat dengan istilah Gerakan Tutup Mulut (GTM), kerap menjadi momok yang menakutkan sekaligus membuat frustrasi para orang tua. Jika dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan, pola makan yang buruk dan asupan gizi yang tidak adekuat ini dapat berujung pada ancaman masa depan yang serius: stunting, yakni kondisi gagal tumbuh akibat akumulasi ketidakcukupan nutrisi dalam jangka waktu yang panjang. Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), angka stunting secara umum sempat menunjukkan tren kenaikan dari 14,6% pada tahun 2022 menjadi 15,4% pada tahun 2023. Di wilayah kerja Puskesmas Air Itam sendiri, bahaya ini mengintai nyata dengan tercatatnya 8 anak yang berisiko stunting pada tahun 2021, yang kemudian menetap di angka 6 anak berturut-turut pada tahun 2022 dan 2023.

Melihat tingginya keluhan orang tua mengenai anak yang kerap pilih-pilih makanan dan sulit makan, Mar'atu Mutiah, SST., M.Tr.Keb, CHTT, seorang tenaga kesehatan dedikatif dari Puskesmas Air Itam, melahirkan sebuah gebrakan inovatif. Melalui Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025, ia menggagas program GUNTING PASUKAN, sebuah akronim kreatif dari ceGah stUNTING dengan Pijat nAfSU maKAN.

Pendekatan Holistik yang Mengedepankan Kasih Sayang

Berbeda dengan metode penyuluhan gizi konvensional yang sering kali berjalan satu arah dan pasif, GUNTING PASUKAN membawa angin segar melalui pendekatan holistic care. Inovasi ini menawarkan terapi komplementer berupa pijat nafsu makan—sebuah sentuhan lembut dan sistematis pada titik-titik tubuh tertentu anak yang bertujuan untuk memberikan efek relaksasi sekaligus merangsang kembali nafsu makan mereka.

Terapi ini tidak eksklusif hanya dilakukan oleh tenaga medis bersertifikat di Puskesmas, tetapi secara proaktif dan masif diajarkan kepada para orang tua di lingkungan tersebut. Untuk memastikan jangkauan yang luas dan efektif, inovasi ini ditopang oleh beberapa pilar layanan unggulan:

Edukasi dan Praktik Langsung: Teknik pijat nafsu makan beserta pengetahuan mengenai pemenuhan gizi disosialisasikan secara langsung kepada orang tua, ibu hamil, ibu balita, serta para kader melalui Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita.

Integrasi Teknologi Digital: Untuk memudahkan orang tua mempraktikkannya secara mandiri di rumah kapan saja, GUNTING PASUKAN menyediakan tutorial langkah-langkah pijat yang dapat diakses dengan sangat cepat melalui pindaian QR Code.

Konsultasi Jarak Jauh: Memahami kesibukan dan keterbatasan mobilitas warga, Puskesmas Air Itam membuka saluran konsultasi online seputar terapi pijat dan pemenuhan gizi anak melalui platform WhatsApp.

Layanan Homecare (Jemput Bola): Petugas kesehatan yang terlatih dan tersertifikasi langsung terjun ke lapangan, mengunjungi rumah-rumah warga untuk memberikan terapi pijat sekaligus edukasi gizi secara hangat dan personal.

Dampak Nyata: Menyelamatkan Masa Depan Generasi, Angka Risiko Menurun Tajam

Implementasi GUNTING PASUKAN secara nyata telah mengubah paradigma pelayanan Puskesmas Air Itam, dari yang awalnya berbasis fasilitas pasif menjadi sangat proaktif, terdigitalisasi, dan berbasis komunitas. Hasil transformasi ini membawa dampak yang sangat menggembirakan. Kesadaran orang tua akan pentingnya pemenuhan gizi dan cara pencegahan stunting meningkat tajam seiring berjalannya program.

Pada tahun 2024, jumlah kasus anak berisiko stunting di wilayah tersebut berhasil ditekan hingga tersisa 3 kasus saja. Keberhasilan ini terus menunjukkan tren positif dengan hanya menyisakan 2 kasus pada paruh pertama tahun 2025. Di saat yang sama, antusiasme masyarakat semakin tinggi dan stigma takut ke fasilitas kesehatan memudar; terbukti dari kunjungan terapi pijat nafsu makan di Puskesmas yang melonjak hingga 15 kunjungan pada tahun 2024, diiringi dengan layanan homecare yang secara rutin menyentuh 5 balita setiap bulannya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026