23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

TerraCheck: Inovasi Alat Ukur Kesuburan Tanah yang Praktis dan Terjangkau

Penulis: Ika PS 27 June 2025 05:01 WIB Dilihat: 2 kali Komentar: 0
TerraCheck: Inovasi Alat Ukur Kesuburan Tanah yang Praktis dan Terjangkau

Dirancang oleh Michelle Audry Cantika Suripatty dan Ria Puspita, siswi SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, TerraCheck merupakan solusi inovatif berupa alat ukur tingkat kesuburan tanah yang sederhana, praktis, dan efisien. Inovasi ini dikembangkan untuk membantu petani, khususnya petani kecil, dalam mengetahui kondisi tanah tanpa harus melalui uji laboratorium yang mahal dan memakan waktu.

Berikut adalah poin-poin utama dari inovasi TerraCheck:

Cara Kerja: Pengguna cukup menancapkan alat ke dalam tanah. Alat akan memberikan indikasi visual melalui tingkat kecerahan lampu pada alat: semakin terang lampu menyala, semakin tinggi tingkat kesuburan tanah, dan sebaliknya.

Tujuan dan Manfaat:

Membantu petani mengetahui tingkat kesuburan tanah secara mandiri.

Memungkinkan petani mengoptimalkan penggunaan pupuk sesuai kondisi tanah.

Mendukung keberlanjutan sektor pertanian dengan hasil panen yang lebih maksimal.

Keunggulan:

Hemat Biaya: Total biaya pembuatan alat hanya sekitar Rp60.000.

Portabilitas: Ukurannya kecil, sederhana, dan mudah dibawa ke lapangan.

Kemudahan: Dapat digunakan oleh petani awam tanpa memerlukan keahlian teknis yang rumit.

Kecepatan: Hasil pembacaan dapat diperoleh dalam hitungan detik.

Keterbatasan (Evaluasi Teknis):

Belum dapat mengukur unsur hara tanah secara spesifik (tidak sedetail uji laboratorium).

Akurasi bersifat indikatif.

Membutuhkan interpretasi manual oleh pengguna.

Komponen Bahan: Alat ini dirakit menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan, seperti paralon (pipa PVC), kabel, fitting lampu, bohlam lampu, steker, lakban, dan lem.

Inovasi ini tidak hanya menjadi alat bantu bagi petani, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran berbasis proyek bagi siswa dalam memahami sains dan teknologi tepat guna. Kedepannya, alat ini dapat dikembangkan dengan penambahan fitur data historis atau sensor yang lebih spesifik untuk meningkatkan akurasinya.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026