23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Belajar Sambil Bermain: "Game Skor Otak" Ubah Distraksi Gawai Menjadi Prestasi di SMAN 2 Unggulan Talang Ubi

Penulis: Ika PS 29 June 2025 04:41 WIB Dilihat: 5 kali Komentar: 0
Placeholder

Perkembangan era digital membawa pisau bermata dua bagi dunia pendidikan. Di satu sisi, teknologi membuka akses informasi tanpa batas; namun di sisi lain, gawai (smartphone) sering kali menjadi distraksi utama di dalam kelas. Para siswa masa kini cenderung lebih mudah bosan dengan metode pembelajaran konvensional yang monoton, dan lebih memilih menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game daring yang tidak memiliki nilai edukatif. Akibatnya, motivasi dan semangat belajar pun kian menyusut.

Menyadari tantangan tersebut, dua siswi inovatif dari SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, Sherly Serina dan Robiatun Adawiyah, mencari cara untuk berdamai dengan teknologi. Melalui Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun Ajaran 2024/2025, mereka menggagas sebuah aplikasi edukatif yang diberi nama Game Skor Otak. Daripada melarang penggunaan gawai, mereka justru menyulap layar ponsel menjadi arena belajar yang seru dan menantang.

Pendekatan Gamifikasi: Skor, Level, dan Papan Peringkat

Game Skor Otak dikembangkan menggunakan metodologi Agile dengan platform Android Studio dan database Firebase. Aplikasi ini dirancang berdasarkan konsep gamifikasi pendidikan, yakni memasukkan elemen-elemen permainan ke dalam konteks pembelajaran.

Alih-alih membaca buku tebal, siswa diajak menjawab rentetan kuis interaktif yang merangkum berbagai mata pelajaran sekolah. Setiap jawaban yang benar akan menghasilkan poin atau skor yang dapat diakumulasikan untuk membuka level tantangan baru. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur lencana pencapaian (badge) dan papan peringkat (leaderboard) secara online. Fitur-fitur inilah yang memicu rasa penasaran, rasa pencapaian, dan jiwa kompetitif siswa untuk terus mengulang kuis dan memperbaiki nilai mereka, persis seperti ketika mereka bermain game sungguhan.

Dampak Positif bagi Siswa, Guru, dan Lingkungan

Implementasi inovasi Game Skor Otak membawa angin segar bagi ekosistem sekolah. Bagi siswa, aplikasi ini sukses melatih kemampuan kognitif, kecepatan berpikir logis, daya ingat, dan konsentrasi. Pembelajaran tidak lagi dianggap sebagai kewajiban yang membosankan, melainkan sebuah tantangan yang menyenangkan.

Di sisi lain, guru juga sangat diuntungkan karena aplikasi ini berfungsi sebagai media evaluasi digital yang praktis. Guru dapat dengan mudah memantau perkembangan siswa melalui riwayat capaian yang terekam di dalam aplikasi, guna merumuskan strategi pengajaran yang lebih tepat sasaran. Penggunaan kuis digital ini juga secara signifikan menekan biaya operasional pencetakan kertas ujian, mendukung inisiatif sekolah yang ramah lingkungan (paperless).

Desain sistem yang fleksibel memungkinkan aplikasi ini untuk direplikasi di sekolah-sekolah lain. Tenaga pendidik cukup mengganti konten dan template soal kuis agar sesuai dengan kurikulum yang berlaku di daerahnya masing-masing. Melalui Game Skor Otak, Sherly dan Robiatun membuktikan bahwa generasi muda PALI tidak hanya bisa menjadi konsumen teknologi, tetapi juga pencipta solusi digital yang memajukan kualitas pendidikan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026