23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Efisiensi Kebersihan dengan Limbah: 'MESIPELATIS' Karya Siswi SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Hadirkan Solusi Praktis Pembersih Lantai

Penulis: Ika PS 18 June 2025 05:13 WIB Dilihat: 7 kali Komentar: 0
Efisiensi Kebersihan dengan Limbah: 'MESIPELATIS' Karya Siswi SMAN 2 Unggulan Talang Ubi Hadirkan Solusi Praktis Pembersih Lantai

Kegiatan membersihkan lantai yang selama ini mengandalkan tenaga manual—seperti menyapu dan mengepel dengan sapu atau sikat tradisional—sering kali dianggap tidak efisien, menguras tenaga, dan memberikan hasil yang tidak konsisten. Ketergantungan pada tenaga fisik manusia dalam skala area yang luas, seperti di lingkungan sekolah atau kantor, sering kali menyebabkan kelelahan ergonomis bagi petugas kebersihan. Menjawab tantangan tersebut, dua siswi kreatif dari SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, Marcelia Paraswati dan Audy Marina Salvira, meluncurkan inovasi rekayasa teknologi sederhana yang mereka sebut "MESIPELATIS" atau Mesin Sikat Pembersih Lantai Otomatis.

Inovasi yang diikutsertakan dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Tahun 2025 ini lahir dari semangat untuk menggantikan atau setidaknya mengurangi peran tenaga kerja fisik manusia dalam proses pembersihan lantai. MESIPELATIS dirancang bukan sebagai robot canggih dengan sensor navigasi rumit, melainkan sebagai alat bantu mekanis yang efisien dan hemat biaya.

Sederhana Namun Berdaya Guna Tinggi

Keunikan utama dari MESIPELATIS terletak pada kesederhanaan rancang bangunnya. Inovator memanfaatkan komponen utama berupa motor listrik dari mesin bor, sikat plastik, roda dari kayu bekas, serta material rangka kayu yang dirakit sedemikian rupa. Alat ini dioperasikan dengan cara didorong oleh pengguna, memberikan kontrol penuh kepada operator atas area yang dibersihkan, namun dengan mekanisme putaran sikat otomatis yang memangkas waktu kerja secara signifikan.

Berikut adalah keunggulan utama yang ditawarkan oleh inovasi ini:

Efisiensi Kerja: Mengurangi beban fisik pekerja, sehingga proses membersihkan lantai tidak lagi membutuhkan tenaga fisik yang besar.

Konsistensi Hasil: Berbeda dengan pel manual yang hasilnya bisa tidak merata, putaran sikat otomatis memberikan tekanan dan rotasi yang tetap, sehingga kebersihan lantai lebih konsisten.

Kemudahan Operasional: Tidak memerlukan pelatihan teknis khusus; siapa pun, termasuk siswa piket atau petugas kebersihan, dapat mengoperasikannya hanya dengan menekan tombol on/off.

Ekonomis & Ramah Lingkungan: Dengan biaya produksi hanya sekitar Rp 38.000, alat ini memanfaatkan material daur ulang seperti kayu bekas dan ban karet, menjadikannya solusi ramah lingkungan yang jauh lebih terjangkau dibandingkan mesin pembersih lantai pabrikan.

Potensi Replikasi yang Luas

Karena komponen yang digunakan bersifat modular dan mudah ditemukan di sekitar lingkungan rumah maupun sekolah, MESIPELATIS memiliki tingkat replikasi yang sangat tinggi. Proyek ini dinilai sangat potensial untuk diadopsi sebagai media pembelajaran teknik atau rekayasa di sekolah, sekaligus mendukung program lingkungan seperti Adiwiyata. Inovasi ini tidak hanya menjadi alat pembersih, tetapi juga sarana edukasi bagi siswa untuk menerapkan prinsip-prinsip fisika dasar—seperti gaya, gerak, dan gesekan—secara langsung dalam praktik.

Strategi keberlanjutan ke depan, tim inovator berencana untuk terus melakukan penyempurnaan desain, mengoptimalkan sistem mekanik, dan meningkatkan kapasitas baterai agar alat ini mampu bekerja lebih lama. Dengan dukungan kolaboratif dari guru pembimbing dan pihak sekolah, MESIPELATIS diharapkan dapat menjadi standar baru dalam pemeliharaan kebersihan lantai yang efisien, murah, dan berkelanjutan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026