11 October 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Gebrakan Digital dari PALI: Aplikasi "CariLokak" Siap Bawa Produk UKM Lokal Tembus Pasar Nasional

Penulis: Bayu AK 30 December 2025 07:20 WIB Dilihat: 20 kali Komentar: 0
Gebrakan Digital dari PALI: Aplikasi "CariLokak" Siap Bawa Produk UKM Lokal Tembus Pasar Nasional

Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengambil langkah maju yang signifikan di era transformasi digital saat ini. Melalui Dinas Koperasi dan UKM, Kabupaten PALI resmi meluncurkan "CARILOKAK PALI" (Cepat Akses Mencari Produk Lokal Khas Pali). Inovasi yang digagas oleh Rohman, S.Pd., M.Pd. ini merupakan sebuah aplikasi berbasis mobile dan web yang dirancang khusus untuk mewadahi para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Solusi Cerdas untuk Kendala Pasar Tradisional

Kabupaten PALI sejatinya memiliki potensi yang sangat besar di sektor UKM. Beragam produk unggulan lokal, mulai dari makanan khas, pakaian, hingga kerajinan tangan, memiliki nilai jual yang menjanjikan. Namun, selama ini para pelaku UKM kerap kali terbentur oleh masalah keterbatasan akses pasar, kurangnya wadah promosi, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital.

Untuk menjawab tantangan tersebut, aplikasi Cari Lokak hadir sebagai marketplace lokal yang berfungsi mirip dengan platform besar seperti Shopee. Melalui aplikasi terpadu ini, konsumen dari berbagai daerah diberikan kemudahan untuk menemukan, mengakses, dan membeli produk-produk berkualitas asli PALI secara online.

Telah Menggandeng Ratusan Pelaku Usaha

Sejak resmi diluncurkan, inovasi ini langsung memberikan dampak positif yang nyata terhadap ekosistem UKM di Kabupaten PALI. Tercatat sudah ada 350 pelaku usaha yang bergabung dan memasarkan produknya di dalam platform ini. Aplikasi ini dapat diunduh dengan mudah oleh masyarakat luas melalui layanan Playstore atau diakses langsung lewat situs web resminya di https://carilokak.com/.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan kepuasan dari para konsumen. Pengguna merasa terbantu oleh desain antarmuka aplikasi yang user-friendly, kemudahan akses, serta fitur sistem pembayaran dan pengiriman barang yang sudah terintegrasi dengan baik.

Pendekatan Partisipatif dan Pendampingan Berkelanjutan

Pengembangan aplikasi Cari Lokak tidak lahir secara instan, melainkan melalui metode pendekatan partisipatif yang berbasis pada kebutuhan lokal. Sebelum aplikasi dibuat, Dinas Koperasi dan UKM melakukan survei, wawancara, serta Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) yang melibatkan langsung pelaku UKM, perangkat daerah, dan konsumen. Prototipe aplikasi ini kemudian diuji coba pada sejumlah desa yang masuk dalam pilot program OVOP (One Village One Product).

Pemerintah daerah menyadari bahwa teknologi harus diimbangi dengan kesiapan penggunanya. Oleh karena itu, pelaku UKM tidak hanya diberikan ruang berjualan, tetapi juga difasilitasi dengan pelatihan digitalisasi. Edukasi ini mencakup pemahaman tentang logistik, sistem pembayaran online, serta strategi pemasaran digital. Kendati evaluasi menunjukkan aplikasi ini sudah sangat membantu, pemerintah mencatat masih perlunya peningkatan kapasitas UKM dalam hal teknik foto produk, penulisan deskripsi, dan penentuan harga jual.

Dampak Ekonomi dan Masa Depan Aplikasi

Hadirnya Cari Lokak secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-8, yakni mendorong kebijakan pembangunan yang mendukung kegiatan produktif, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan UMKM. Bagi Dinas Koperasi dan UKM sendiri, aplikasi ini menghasilkan data digital secara real-time yang sangat berguna untuk memetakan potensi UKM, memonitor pembinaan, dan mengevaluasi kebijakan ke depan.

Untuk menjaga napas panjang program ini, pemerintah telah menyiapkan strategi keberlanjutan yang matang. Pembaruan sistem aplikasi akan dilakukan minimal dua kali dalam setahun. Pemerintah juga akan melakukan diversifikasi pendanaan melalui program CSR perusahaan, APBD yang berkelanjutan, serta potensi monetisasi melalui fitur premium. Strategi jangka panjang yang tak kalah menarik adalah rencana pelibatan pelajar SMK dan mahasiswa lokal untuk menjadi duta digital UKM. Dengan semangat inovasi dari kalangan milenial ini, Cari Lokak diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadikan produk lokal PALI sebagai primadona di tingkat nasional.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026