26 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Kelola Uang Saku Lebih Bijak, Inovasi "Ayo Hemat Uang" Bangun Literasi Finansial Pelajar Sejak Dini

Penulis: Ika PS 19 May 2025 07:19 WIB Dilihat: 4 kali Komentar: 0
Placeholder

Kemampuan mengelola keuangan merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki sejak usia sekolah. Menyadari masih rendahnya kesadaran pelajar dalam mengatur uang saku, dua siswi SMA Negeri 2 Unggulan Talang Ubi, Aszhra Aurellya Kinanti dan Rahel Aulania, menghadirkan inovasi "Ayo Hemat Uang", sebuah aplikasi edukasi yang dirancang untuk membantu pelajar mengelola keuangan pribadi secara lebih bijak, terencana, dan bertanggung jawab.

Inovasi ini menjadi salah satu peserta dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2025 kategori Pelajar. Melalui pemanfaatan teknologi digital, aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan sekaligus membentuk kebiasaan hidup hemat di kalangan generasi muda.

Membangun Kesadaran Finansial di Kalangan Pelajar

Masih banyak pelajar yang menghabiskan uang saku tanpa melakukan perencanaan sehingga kesulitan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebiasaan tersebut menyebabkan uang saku cepat habis dan menunjukkan masih rendahnya literasi keuangan di lingkungan sekolah.

Berangkat dari kondisi tersebut, inovasi Ayo Hemat Uang dikembangkan sebagai media pembelajaran yang sederhana namun aplikatif. Melalui aplikasi ini, siswa diajak membangun kebiasaan mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran sehingga mampu memahami pola penggunaan uang dalam kehidupan sehari-hari.

Aplikasi Sederhana dengan Manfaat Besar

Aplikasi Ayo Hemat Uang dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan pengguna, seperti pencatatan pemasukan, pencatatan pengeluaran harian, target tabungan, ringkasan kondisi keuangan, serta tips pengelolaan keuangan yang mudah dipahami oleh pelajar.

Dengan tampilan yang sederhana dan ramah pengguna, aplikasi dapat digunakan melalui perangkat yang dimiliki siswa sehingga memudahkan mereka memantau kondisi keuangan secara mandiri. Melalui kebiasaan mencatat transaksi setiap hari, siswa diharapkan lebih disiplin dalam mengatur uang saku dan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih bijaksana.

Mendukung Pembentukan Karakter Pelajar Pancasila

Pengembangan aplikasi dilakukan melalui tahapan identifikasi permasalahan, penyusunan konsep, proses pemrograman, pengujian aplikasi, hingga implementasi terbatas di lingkungan sekolah sebagai bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Dalam prosesnya, guru pembimbing memberikan arahan dan pendampingan kepada tim pengembang, sementara sekolah mendukung penyediaan fasilitas berupa komputer, jaringan internet, dan ruang belajar yang menunjang proses pengembangan aplikasi.

Menumbuhkan Kebiasaan Hemat Melalui Teknologi

Hasil implementasi awal menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk mencatat setiap pengeluaran serta lebih berhati-hati dalam menggunakan uang saku. Meskipun masih diterapkan dalam lingkup terbatas, inovasi ini memberikan pengalaman belajar yang nyata mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak usia dini.

Ke depan, aplikasi Ayo Hemat Uang diharapkan dapat dikembangkan dengan fitur yang lebih lengkap serta diterapkan pada lebih banyak sekolah sebagai media edukasi literasi keuangan. Melalui inovasi ini, generasi muda diharapkan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi secara positif, tetapi juga memiliki karakter mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan sebagai bekal menghadapi masa depan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026