23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

"Merdekarya": Menjelajah Sejarah Kemerdekaan Indonesia Lewat Papan Permainan Kreatif

Penulis: Ika PS 23 June 2025 05:06 WIB Dilihat: 1 kali Komentar: 0
Placeholder

Mata pelajaran sejarah sering kali dipandang sebelah mata oleh banyak siswa karena dianggap membosankan, monoton, dan hanya berkutat pada hafalan tahun maupun tokoh. Fenomena ini memicu dua pelajar kreatif dari SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, Khumairoh dan Satria Al Muntadzar, untuk melakukan transformasi radikal dalam cara belajar sejarah. Melalui ajang Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025, mereka memperkenalkan "Merdekarya", sebuah inovasi permainan edukatif berbentuk monopoli yang membawa perjalanan kemerdekaan Indonesia ke dalam papan permainan interaktif.

"Merdekarya" bukan sekadar monopoli biasa yang mengandalkan keberuntungan dadu. Inovasi ini menyulap materi sejarah—mulai dari era penjajahan Belanda, pendudukan Jepang, masa Orde Lama, Orde Baru, hingga era Reformasi—menjadi tantangan seru yang harus ditaklukkan oleh setiap pemain.

Integrasi Teknologi dalam Permainan Tradisional

Para inovator muda ini melakukan modifikasi cerdas terhadap komponen monopoli konvensional agar relevan dengan perkembangan zaman:

Papan Sejarah: Papan permainan dibagi menjadi petak-petak peristiwa penting yang menyusun narasi kemerdekaan Indonesia.

Pion Tokoh Nasional: Pion pemain tidak lagi berbentuk benda acak, melainkan merepresentasikan tokoh pahlawan seperti Soekarno, Hatta, hingga Jenderal Sudirman.

Dadu dan Kartu Digital: Inilah bagian paling inovatif; dadu dan kartu kesempatan tidak lagi bersifat fisik, melainkan diakses melalui scan QR Code menggunakan ponsel pintar. Saat pemain mendarat di petak tertentu, mereka harus memindai kode QR yang akan memunculkan pertanyaan sejarah yang menantang.

Sistem Poin Bendera: Uang kertas tradisional digantikan dengan "Pion Poin Bendera" sebagai indikator keberhasilan pemain dalam menguasai peristiwa sejarah melalui jawaban yang tepat.

Cara bermainnya cukup dinamis; pemain yang berhasil menjawab pertanyaan sejarah dengan benar berhak "menguasai" peristiwa tersebut dan mendapatkan poin. Jika pemain lain mendarat di petak yang telah dikuasai, mereka harus memberikan "sumbangsih" atau propaganda, meniru dinamika politik sejarah dalam konteks yang menyenangkan.

Menumbuhkan Nasionalisme dengan Cara Menyenangkan

Inovasi Merdekarya bertujuan utama untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus melatih keterampilan kognitif dan sosial siswa. Permainan ini memaksa pemain untuk berpikir kritis, mengambil keputusan strategis, dan berkomunikasi dengan pemain lain, semua dalam konteks pengetahuan sejarah.

Dari sisi keberlanjutan, Merdekarya sangat potensial untuk direplikasi di tingkat sekolah dasar hingga menengah dengan menyesuaikan tingkat kesulitan pertanyaan. Guru maupun komunitas belajar dapat dengan mudah membuat papan permainan sendiri dan memperbarui daftar pertanyaan sejarah melalui integrasi QR Code yang dinamis. Dengan biaya produksi yang terjangkau, inovasi ini membuktikan bahwa media pembelajaran yang efektif tidak harus mahal, melainkan harus mampu menyentuh sisi emosional dan logika siswa secara bersamaan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026