23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

PUTAR: Mengalihkan Layar Gadget ke Papan Edukasi Interaktif

Penulis: Ika PS 22 June 2005 09:51 WIB Dilihat: 3 kali Komentar: 0
PUTAR: Mengalihkan Layar Gadget ke Papan Edukasi Interaktif

Di era di mana jemari anak-anak lebih lincah menari di atas layar sentuh daripada memegang pensil atau berinteraksi langsung dengan teman sebaya, sebuah kekhawatiran muncul di ruang kelas: "phubbing" atau kecanduan gadget sejak dini. Ketergantungan ini tidak hanya mengikis kemampuan bersosialisasi, tetapi juga membatasi gerak fisik dan kreativitas kognitif anak-anak. Menjawab tantangan tersebut, dua pelajar SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, Ahmad Zaidan Dinata dan Frindia, mencoba "melawan" arus digitalisasi dengan inovasi permainan tradisional yang diberi sentuhan modern: PUTAR (Petualangan Ular Tangga Pintar).

Inovasi yang diusung dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI 2025 ini lahir dari semangat untuk mengembalikan esensi bermain yang sehat. PUTAR bukanlah papan ular tangga biasa yang hanya mengandalkan keberuntungan dadu. Zaidan dan Frindia memodifikasi permainan klasik ini menjadi sarana belajar yang dinamis dan kompetitif, di mana setiap langkah yang diambil menuntut ketajaman otak dan kerja sama.

Teknologi QR, Jembatan Belajar Interaktif

Inovasi PUTAR terletak pada integrasi teknologi Quick Response (QR) Code. Pada papan permainan, pemain tidak hanya akan menemukan tangga atau ular, tetapi juga kotak-kotak bertanda khusus yang terkoneksi dengan aplikasi Wordwall. Saat pion berhenti di kotak tersebut, pemain harus memindai kode QR yang tersedia untuk membuka akses ke tantangan atau pertanyaan edukatif.

Sistem ini memaksa pemain untuk berhenti sejenak dari aktivitas fisik dan berfokus pada penyelesaian kuis literasi dan numerasi dalam waktu terbatas—sekitar 30 detik. Jika berhasil menjawab, pemain berhak naik tangga atau selamat dari turun ular. Integrasi ini membuat sesi belajar yang biasanya membosankan menjadi sebuah petualangan yang memacu adrenalin. Permainan ini pun menjadi ruang belajar yang tidak terasa "menggurui" karena dibalut dalam suasana kompetisi yang seru.

Membangun Kembali Interaksi Sosial

Lebih dari sekadar media belajar, PUTAR adalah upaya untuk membangun kembali jembatan komunikasi antar anak. Permainan ini menuntut partisipasi 2 hingga 6 orang, yang secara otomatis memicu percakapan, tawa, dan kerja sama tim. Saat bermain, anak-anak tidak lagi menunduk menatap layar gadget sendirian, melainkan saling menatap mata, berdiskusi untuk memecahkan masalah, dan belajar sportivitas dalam memenangkan atau menerima kekalahan.

Hasil evaluasi dari uji coba menunjukkan peningkatan antusiasme yang signifikan dari siswa jenjang TK dan SD. Mereka tidak lagi melihat belajar sebagai beban, melainkan sebagai bagian dari petualangan. Dengan menggabungkan teknologi modern dan permainan tradisional, PUTAR berhasil menawarkan alternatif hiburan yang sehat, mencerdaskan, dan mampu mengalihkan perhatian anak-anak dari dunia maya ke realitas sosial yang lebih hangat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026