11 October 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

SI JABATAN BERISI, Inovasi PALI Integrasikan Data Desa Presisi untuk Perencanaan Jalan dan Jembatan

Penulis: Rika PS 10 February 2026 00:42 WIB Dilihat: 32 kali Komentar: 0
SI JABATAN BERISI, Inovasi PALI Integrasikan Data Desa Presisi untuk Perencanaan Jalan dan Jembatan

PALI — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus mendorong transformasi perencanaan pembangunan berbasis data melalui inovasi SI JABATAN BERISI (Sistem Informasi Jaringan Jalan dan Jembatan Berbasis WebGIS Data Desa Presisi).

Inovasi tersebut dikembangkan untuk memperkuat ketersediaan data jaringan jalan dan jembatan sekaligus menyediakan analisis kebutuhan infrastruktur secara lebih akurat berdasarkan kondisi dan karakteristik wilayah.

Pengembangan SI JABATAN BERISI dimulai pada awal 2025 sebagai penyempurnaan dari sistem informasi jaringan jalan dan jembatan berbasis web yang sebelumnya telah dikembangkan Pemerintah Kabupaten PALI. Sistem awal telah menyediakan database inventarisasi jalan dan jembatan, informasi kondisi infrastruktur, serta menjadi bahan pendukung dalam menentukan kebutuhan penanganan, pengembangan dan perencanaan jalan.

Memasuki 2025, pengembangan dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten PALI) dengan memperkenalkan pemanfaatan Data Desa Presisi (DDP) sebagai salah satu basis data spasial.

Pendekatan ini memungkinkan data infrastruktur tidak lagi berdiri sendiri. Informasi mengenai jalan dan jembatan dapat dihubungkan dengan data kewilayahan tingkat desa sehingga pemerintah dapat melihat lokasi, kondisi, keterhubungan serta kebutuhan pembangunan infrastruktur secara lebih komprehensif.

Dari Inventarisasi Menuju Analisis Kebutuhan

SI JABATAN BERISI dirancang bukan sekadar sebagai tempat penyimpanan data. Sistem ini diarahkan menjadi instrumen pendukung pengambilan keputusan pembangunan.

Melalui pendekatan WebGIS, informasi jaringan jalan dan jembatan dapat dipetakan secara spasial. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengkaji keterhubungan antardesa, akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan, serta kebutuhan peningkatan konektivitas wilayah.

Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki basis informasi untuk menjawab kebutuhan pembangunan secara lebih terukur, termasuk dalam menentukan ruas jalan yang perlu ditangani, wilayah yang membutuhkan peningkatan akses, maupun kebutuhan pembangunan dan peningkatan jembatan.

Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip jurnalistik berbasis fakta dan akurasi apabila dikomunikasikan kepada publik: berita perlu memenuhi unsur 5W+1H, menggunakan struktur piramida terbalik, serta memastikan akurasi nama, angka, tanggal, jabatan dan informasi yang disampaikan.

Menjangkau 47 Desa/Kelurahan

Pemanfaatan SI JABATAN BERISI telah diarahkan untuk mendukung kebutuhan data di 47 desa/kelurahan dari total 65 desa/kelurahan, atau sekitar 72,31 persen.

Dari sisi kewilayahan, sistem telah menjangkau 4 dari 5 kecamatan, yakni Penukal, Penukal Utara, Tanah Abang dan Abab, atau sekitar 80 persen dari total kecamatan di Kabupaten PALI.

Cakupan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan SI JABATAN BERISI tidak hanya berorientasi pada pembangunan teknologi, tetapi juga pada perluasan pemanfaatan data sebagai instrumen perencanaan pembangunan daerah.

Memperkuat Perencanaan Berbasis Data

Kolaborasi antara perangkat daerah dengan BRIDA PALI menjadi bagian penting dalam pengembangan inovasi ini. BRIDA memiliki peran dalam memperkuat pendekatan berbasis riset, data dan analisis sehingga informasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebijakan pembangunan.

Data Desa Presisi memberikan konteks kewilayahan, sedangkan data jaringan jalan dan jembatan memberikan informasi mengenai infrastruktur. Ketika keduanya diintegrasikan dalam sistem spasial, pemerintah memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai hubungan antara wilayah, masyarakat, konektivitas dan kebutuhan infrastruktur.

Model tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan pola perencanaan dari pembangunan yang semata-mata berdasarkan usulan menjadi pembangunan yang semakin evidence-based, dengan mempertimbangkan data dan kebutuhan nyata di lapangan.

Layanan Data untuk Mendukung Pemerintah Desa

Keberadaan SI JABATAN BERISI juga memberikan manfaat bagi pemerintah desa dan kelurahan. Data hasil analisis jaringan jalan dan jembatan dapat menjadi bahan pendukung dalam penyusunan usulan pembangunan, identifikasi kebutuhan infrastruktur dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Pada akhirnya, sistem ini diarahkan untuk membangun satu ekosistem informasi jalan dan jembatan yang lebih terintegrasi di Kabupaten PALI.

SI JABATAN BERISI menjadi bagian dari upaya Kabupaten PALI membangun tata kelola infrastruktur yang lebih berbasis data: data yang akurat untuk menghasilkan analisis yang tepat, sehingga pembangunan jalan dan jembatan dapat semakin sesuai dengan kebutuhan wilayah dan masyarakat.

Tagline:

Data Akurat • Analisis Tepat • Infrastruktur Hebat • PALI Maju

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026