SI JABATAN BERISI, Inovasi PALI Integrasikan Data Desa Presisi untuk Perencanaan Jalan dan Jembatan
PALI — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus mendorong transformasi perencanaan pembangunan berbasis data melalui inovasi SI JABATAN BERISI (Sistem Informasi Jaringan Jalan dan Jembatan Berbasis WebGIS Data Desa Presisi).
Inovasi tersebut dikembangkan untuk memperkuat ketersediaan data jaringan jalan dan jembatan sekaligus menyediakan analisis kebutuhan infrastruktur secara lebih akurat berdasarkan kondisi dan karakteristik wilayah.
Pengembangan SI JABATAN BERISI dimulai pada awal 2025 sebagai penyempurnaan dari sistem informasi jaringan jalan dan jembatan berbasis web yang sebelumnya telah dikembangkan Pemerintah Kabupaten PALI. Sistem awal telah menyediakan database inventarisasi jalan dan jembatan, informasi kondisi infrastruktur, serta menjadi bahan pendukung dalam menentukan kebutuhan penanganan, pengembangan dan perencanaan jalan.
Memasuki 2025, pengembangan dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten PALI) dengan memperkenalkan pemanfaatan Data Desa Presisi (DDP) sebagai salah satu basis data spasial.
Pendekatan ini memungkinkan data infrastruktur tidak lagi berdiri sendiri. Informasi mengenai jalan dan jembatan dapat dihubungkan dengan data kewilayahan tingkat desa sehingga pemerintah dapat melihat lokasi, kondisi, keterhubungan serta kebutuhan pembangunan infrastruktur secara lebih komprehensif.
Dari Inventarisasi Menuju Analisis Kebutuhan
SI JABATAN BERISI dirancang bukan sekadar sebagai tempat penyimpanan data. Sistem ini diarahkan menjadi instrumen pendukung pengambilan keputusan pembangunan.
Melalui pendekatan WebGIS, informasi jaringan jalan dan jembatan dapat dipetakan secara spasial. Data tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengkaji keterhubungan antardesa, akses masyarakat terhadap fasilitas pelayanan, serta kebutuhan peningkatan konektivitas wilayah.
Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki basis informasi untuk menjawab kebutuhan pembangunan secara lebih terukur, termasuk dalam menentukan ruas jalan yang perlu ditangani, wilayah yang membutuhkan peningkatan akses, maupun kebutuhan pembangunan dan peningkatan jembatan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan prinsip jurnalistik berbasis fakta dan akurasi apabila dikomunikasikan kepada publik: berita perlu memenuhi unsur 5W+1H, menggunakan struktur piramida terbalik, serta memastikan akurasi nama, angka, tanggal, jabatan dan informasi yang disampaikan.
Menjangkau 47 Desa/Kelurahan
Pemanfaatan SI JABATAN BERISI telah diarahkan untuk mendukung kebutuhan data di 47 desa/kelurahan dari total 65 desa/kelurahan, atau sekitar 72,31 persen.
Dari sisi kewilayahan, sistem telah menjangkau 4 dari 5 kecamatan, yakni Penukal, Penukal Utara, Tanah Abang dan Abab, atau sekitar 80 persen dari total kecamatan di Kabupaten PALI.
Cakupan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan SI JABATAN BERISI tidak hanya berorientasi pada pembangunan teknologi, tetapi juga pada perluasan pemanfaatan data sebagai instrumen perencanaan pembangunan daerah.
Memperkuat Perencanaan Berbasis Data
Kolaborasi antara perangkat daerah dengan BRIDA PALI menjadi bagian penting dalam pengembangan inovasi ini. BRIDA memiliki peran dalam memperkuat pendekatan berbasis riset, data dan analisis sehingga informasi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebijakan pembangunan.
Data Desa Presisi memberikan konteks kewilayahan, sedangkan data jaringan jalan dan jembatan memberikan informasi mengenai infrastruktur. Ketika keduanya diintegrasikan dalam sistem spasial, pemerintah memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai hubungan antara wilayah, masyarakat, konektivitas dan kebutuhan infrastruktur.
Model tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan pola perencanaan dari pembangunan yang semata-mata berdasarkan usulan menjadi pembangunan yang semakin evidence-based, dengan mempertimbangkan data dan kebutuhan nyata di lapangan.
Layanan Data untuk Mendukung Pemerintah Desa
Keberadaan SI JABATAN BERISI juga memberikan manfaat bagi pemerintah desa dan kelurahan. Data hasil analisis jaringan jalan dan jembatan dapat menjadi bahan pendukung dalam penyusunan usulan pembangunan, identifikasi kebutuhan infrastruktur dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Pada akhirnya, sistem ini diarahkan untuk membangun satu ekosistem informasi jalan dan jembatan yang lebih terintegrasi di Kabupaten PALI.
SI JABATAN BERISI menjadi bagian dari upaya Kabupaten PALI membangun tata kelola infrastruktur yang lebih berbasis data: data yang akurat untuk menghasilkan analisis yang tepat, sehingga pembangunan jalan dan jembatan dapat semakin sesuai dengan kebutuhan wilayah dan masyarakat.
Tagline:
Data Akurat • Analisis Tepat • Infrastruktur Hebat • PALI Maju
Berita Terkait
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!