25 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

SI-SABRINA: Membangun Kemandirian dan Masa Depan Cerah bagi Anak PALI

Penulis: Ika PS 09 May 2025 08:49 WIB Dilihat: 9 kali Komentar: 0
SI-SABRINA: Membangun Kemandirian dan Masa Depan Cerah bagi Anak PALI

Upaya Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk menjamin masa depan generasi penerusnya kini semakin diperkuat. Melalui Dinas Sosial, sebuah inovasi strategis bernama SI-SABRINA (Sinergi Sentral Pembinaan Kesejahteraan Sosial Anak) hadir sebagai solusi komprehensif dalam membina anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus, seperti mereka yang mengalami penelantaran, korban kekerasan, hingga anak yang berhadapan dengan hukum.

Transformasi Layanan: Dari Bantuan Dasar Menuju Kemandirian Selama ini, penanganan anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) sering kali terbatas pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal dan konsumsi. Tanpa adanya pembinaan yang sistematis, anak-anak berisiko tinggi terjebak kembali dalam lingkaran masalah sosial.

SI-SABRINA, yang diinisiasi oleh Riski Angga Putra, S.Sos.I., M.A., hadir untuk mengubah paradigma tersebut. Inovasi ini tidak hanya memposisikan LKSA sebagai tempat penampungan, melainkan bertransformasi menjadi pusat pembinaan dan pemberdayaan anak yang produktif.

Sinergi Lintas Sektor sebagai Pilar Utama Keunggulan SI-SABRINA terletak pada pendekatan holistiknya yang melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Dinas Sosial bersinergi dengan berbagai instansi, mulai dari Dinas UMKM, Pertanian, Peternakan, hingga Dinas Pendidikan, Kesehatan, TNI/Polri, serta pondok pesantren dan relawan sosial.

Sistem ini berdiri di atas empat pilar utama:

 

Integrasi Lanjutan: Mengembangkan pendekatan dari inovasi sebelumnya (SI-PEDES) menjadi lebih mendalam di tingkat lembaga.

 

Kurikulum Life Skill: Menyusun program pelatihan keterampilan praktis sesuai minat anak, seperti menjahit, kuliner, teknologi, tata boga, hingga pertanian perkotaan.

 

Sentral Pembinaan di LKSA: Menciptakan ruang edukatif di lingkungan LKSA agar proses pembelajaran berlangsung aktif dan bermartabat.

 

Monitoring dan Evaluasi Berkala: Memastikan pendampingan psikososial dilakukan secara kontinu untuk memantau kesiapan anak hidup mandiri.

Dampak Nyata dan Masa Depan Anak Sejak diimplementasikan pada tahun 2023, SI-SABRINA telah memberikan pendampingan intensif kepada 65 anak di 5 LKSA. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam aspek kepercayaan diri, keterampilan produktif, dan kesiapan hidup mandiri para anak dampingan.

Melalui model ini, Pemerintah Kabupaten PALI tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan dan penyediaan pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang paling membutuhkan.

SI-SABRINA menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten PALI dalam menghadirkan ruang aman bagi tumbuh kembang anak, memastikan setiap dari mereka memiliki bekal untuk menata masa depan yang lebih bermartabat

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026