SI-SABRINA: Membangun Kemandirian dan Masa Depan Cerah bagi Anak PALI
Upaya Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk menjamin masa depan generasi penerusnya kini semakin diperkuat. Melalui Dinas Sosial, sebuah inovasi strategis bernama SI-SABRINA (Sinergi Sentral Pembinaan Kesejahteraan Sosial Anak) hadir sebagai solusi komprehensif dalam membina anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus, seperti mereka yang mengalami penelantaran, korban kekerasan, hingga anak yang berhadapan dengan hukum.
Transformasi Layanan: Dari Bantuan Dasar Menuju Kemandirian Selama ini, penanganan anak di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) sering kali terbatas pada pemenuhan kebutuhan dasar seperti tempat tinggal dan konsumsi. Tanpa adanya pembinaan yang sistematis, anak-anak berisiko tinggi terjebak kembali dalam lingkaran masalah sosial.
SI-SABRINA, yang diinisiasi oleh Riski Angga Putra, S.Sos.I., M.A., hadir untuk mengubah paradigma tersebut. Inovasi ini tidak hanya memposisikan LKSA sebagai tempat penampungan, melainkan bertransformasi menjadi pusat pembinaan dan pemberdayaan anak yang produktif.
Sinergi Lintas Sektor sebagai Pilar Utama Keunggulan SI-SABRINA terletak pada pendekatan holistiknya yang melibatkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Dinas Sosial bersinergi dengan berbagai instansi, mulai dari Dinas UMKM, Pertanian, Peternakan, hingga Dinas Pendidikan, Kesehatan, TNI/Polri, serta pondok pesantren dan relawan sosial.
Sistem ini berdiri di atas empat pilar utama:
Integrasi Lanjutan: Mengembangkan pendekatan dari inovasi sebelumnya (SI-PEDES) menjadi lebih mendalam di tingkat lembaga.
Kurikulum Life Skill: Menyusun program pelatihan keterampilan praktis sesuai minat anak, seperti menjahit, kuliner, teknologi, tata boga, hingga pertanian perkotaan.
Sentral Pembinaan di LKSA: Menciptakan ruang edukatif di lingkungan LKSA agar proses pembelajaran berlangsung aktif dan bermartabat.
Monitoring dan Evaluasi Berkala: Memastikan pendampingan psikososial dilakukan secara kontinu untuk memantau kesiapan anak hidup mandiri.
Dampak Nyata dan Masa Depan Anak Sejak diimplementasikan pada tahun 2023, SI-SABRINA telah memberikan pendampingan intensif kepada 65 anak di 5 LKSA. Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam aspek kepercayaan diri, keterampilan produktif, dan kesiapan hidup mandiri para anak dampingan.
Melalui model ini, Pemerintah Kabupaten PALI tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam hal pengentasan kemiskinan dan penyediaan pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang paling membutuhkan.
SI-SABRINA menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten PALI dalam menghadirkan ruang aman bagi tumbuh kembang anak, memastikan setiap dari mereka memiliki bekal untuk menata masa depan yang lebih bermartabat
Berita Terkait
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!