23 August 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Tinggalkan Cara Lama, SINTA Hadirkan Perpustakaan Digital Interaktif di SMAN 2 Unggulan Talang Ubi

Penulis: Ika PS 25 June 2025 04:35 WIB Dilihat: 2 kali Komentar: 0
Placeholder

Kemajuan teknologi digital telah merombak lanskap pendidikan secara menyeluruh. Sayangnya, di banyak sekolah, sistem pengelolaan perpustakaan masih berjalan di tempat, terjebak pada metode pencatatan manual di atas kertas. Kondisi ini tidak hanya membuat proses administrasi peminjaman menjadi sangat lambat dan rentan terhadap kesalahan (human error), tetapi juga gagal menarik minat generasi muda yang kini sangat bergantung pada teknologi untuk membaca dan mengeksplorasi ilmu pengetahuan.

Menyadari keterbatasan tersebut, dua siswi inovatif dari SMAN 2 Unggulan Talang Ubi, Carrin Sakila Firana dan Dini Putri Utami, menggagas sebuah solusi cemerlang. Melalui program pendidikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI 2025, mereka menghadirkan SINTA (Sistem Interaktif Nusantara Taman Aksara). Ini bukanlah sekadar katalog buku digital, melainkan sebuah ekosistem perpustakaan paperless yang modern, efisien, dan inklusif.

Sistem Otomatis dengan Sentuhan Ruang Berkarya

Pengembangan aplikasi SINTA diawali dengan riset dan survei langsung kepada para siswa dan guru. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas siswa merasa kurang nyaman menggunakan sistem perpustakaan konvensional dan sangat mendambakan kehadiran platform digital yang lebih praktis. Berbekal data tersebut, Carrin dan Dini merancang user interface (UI/UX) SINTA menggunakan Canva, dan membangun aplikasinya menggunakan platform pengembangan berbasis blok visual (tanpa perlu menulis coding rumit), yakni Kodular.

Aplikasi SINTA bekerja layaknya perpustakaan fisik, namun jauh lebih pintar. Pengelola perpustakaan dapat mengunggah (input) seluruh data buku ke dalam database online, sementara siswa dan guru bisa dengan bebas mencari, meminjam, dan melacak histori buku yang dibaca secara real-time melalui ponsel cerdas (smartphone) atau laptop masing-masing.

Keistimewaan SINTA yang membuatnya berbeda dari aplikasi perpustakaan lain adalah keberadaan fitur User-Generated Content. Siswa tidak hanya dituntut untuk membaca koleksi perpustakaan, tetapi juga diberikan ruang interaktif untuk mempublikasikan karya-karya mereka, seperti puisi, artikel, ulasan buku (review), hingga karya visual. Bahkan, para siswa dapat saling berinteraksi melalui kolom komentar yang tersedia di dalam aplikasi.

Cepat, Murah, dan Berdampak Luas

Dikembangkan dengan efisiensi tinggi, penciptaan inovasi digital yang revolusioner ini memakan biaya yang sangat hemat, yakni hanya sekitar Rp60.000 untuk kebutuhan kuota internet, kertas karton mockup, dan lem untuk presentasi visual.

Secara keseluruhan, inovasi SINTA berhasil membuktikan bahwa teknologi dapat menjembatani kesenjangan literasi yang ada. Ia sukses mengubah citra perpustakaan dari sebuah ruangan yang sunyi dan membosankan, menjadi wadah interaktif yang memicu minat baca sekaligus menumbuhkan jiwa-jiwa penulis muda. SINTA adalah wujud nyata transformasi pendidikan yang adaptif dan inklusif bagi pelajar PALI.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026