Bukan Sekadar Kartu: "MILIKI AKU DINDA" Ubah Identitas Anak Jadi Kartu Penuh Manfaat di Kabupaten PALI
Kartu Identitas Anak (KIA) adalah dokumen kependudukan resmi yang krusial untuk memenuhi hak dan status hukum setiap anak di bawah usia 17 tahun. KIA berfungsi sebagai kunci akses bagi anak untuk menikmati berbagai layanan publik, mulai dari pendaftaran sekolah (PPDB), jaminan kesehatan (BPJS Anak), hingga bantuan sosial. Ironisnya, kesadaran masyarakat di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) akan pentingnya dokumen ini sempat berada di titik terendah. Hingga akhir tahun 2022, cakupan kepemilikan KIA di wilayah ini hanya menyentuh angka 43%. Angka ini jelas menjadi pekerjaan rumah besar karena dapat berimbas pada hilangnya hak-hak sipil anak di masa depan.
Banyak orang tua yang enggan mengurus KIA karena merasa tidak ada dorongan atau manfaat langsung (insentif) yang dirasakan secara kasatmata, selain karena prosedur administrasi yang kerap dianggap merepotkan. Merespons fenomena apatis tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten PALI, yang dipimpin oleh Darma, SE, MM dan Dewi Anggeraini, SKM, meluncurkan sebuah inovasi segar bernama MILIKI AKU DINDA (Ku Miliki Kartu Identitas Anak dan Ku Dapatkan Semua Manfaatnya).
Sinergi Administrasi dan Daya Tarik Ekonomi
Inovasi yang diusung dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025 ini tampil beda karena menawarkan kebaruan gagasan yang belum pernah ada sebelumnya. MILIKI AKU DINDA tidak hanya fokus pada percepatan layanan administratif melalui sistem jemput bola ke sekolah, PAUD, dan Posyandu, tetapi juga menyuntikkan nilai tambah ekonomi langsung kepada pemegang kartu.
Disdukcapil PALI bertransformasi menjadi fasilitator dengan menggandeng berbagai mitra swasta dan pelaku usaha lokal. Hasilnya, setiap anak yang memiliki KIA di wilayah PALI berhak menikmati berbagai keuntungan istimewa, di antaranya diskon pendaftaran kursus bahasa Inggris di Kampung English Tempirai PALI hingga 15%. Bahkan, melalui dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang PALI, anak-anak yang berulang tahun tepat di usia 5 tahun dan memiliki KIA akan mendapatkan hadiah atau bingkisan spesial.
Untuk melengkapi kenyamanan pelayanan, Disdukcapil PALI juga bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. KIA yang telah rampung dicetak tidak perlu diambil di kantor dinas, melainkan akan langsung dikirimkan ke sekolah atau diantar ke alamat pemohon, memangkas habis waktu tunggu dan biaya transportasi masyarakat.
Melesat Lampaui Target Nasional
Pendekatan reward yang kreatif ini sukses meruntuhkan keengganan warga. Masyarakat yang tadinya tidak peduli kini berlomba-lomba mendaftarkan anak mereka. Tren kepemilikan KIA yang sempat mandek, langsung melesat tajam dan konsisten. Pada tahun 2020, kepemilikan baru berada di angka 69,61%. Berkat MILIKI AKU DINDA, angka ini meroket menjadi 80,61% di tahun 2023, 83,68% di tahun 2024, dan telah menyentuh puncaknya di angka 83,88% pada pertengahan tahun 2025.
Capaian gemilang ini tidak hanya sukses melampaui target nasional kepemilikan KIA (80%) yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata Pemkab PALI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya untuk pendidikan berkualitas dan pengurangan ketimpangan sosial. MILIKI AKU DINDA membuktikan bahwa dengan sentuhan kolaborasi lintas sektor dan sedikit daya tarik ekonomi, birokrasi pemerintahan dapat menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, membahagiakan, dan berpihak penuh pada masa depan anak-anak daerah.
Berita Terkait
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!