12 October 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Kawal Generasi Sehat Sejak Bayi: "LLM FOR ASIEK" Padukan Pijat Laktasi dan Teknologi demi Suksesnya ASI Eksklusif

Penulis: Ika PS 14 April 2025 03:12 WIB Dilihat: 6 kali Komentar: 0
Kawal Generasi Sehat Sejak Bayi: "LLM FOR ASIEK" Padukan Pijat Laktasi dan Teknologi demi Suksesnya ASI Eksklusif

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif adalah langkah krusial untuk menjamin tumbuh kembang bayi yang optimal, mengurangi obesitas, dan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas. Sayangnya, niat mulia seorang ibu untuk menyusui sering kali terbentur oleh kendala fisik dan psikologis, seperti aliran ASI yang tidak lancar, puting lecet, payudara bengkak, hingga minimnya pengetahuan mengenai manajemen laktasi. Jika keluhan ini dibiarkan, kontinuitas pemberian ASI akan terganggu dan berujung pada kegagalan ASI Eksklusif. Di Puskesmas Air Itam, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), hal ini sempat tercermin dari rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif yang hanya bertengger di angka 51,4% pada tahun 2021 dan 55% pada tahun 2022.

Menghadapi persoalan ini, Mar'atu Mutiah, SST., M.Tr.Keb, CHTT, seorang inovator dan tenaga kesehatan dedikatif dari Puskesmas Air Itam, menginisiasi sebuah terobosan transformatif bernama LLM FOR ASIEK (Loving Lactation Massage untuk Sukseskan Asi Ekskusif). Diusung dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025, inovasi ini mengubah pendekatan layanan yang awalnya pasif dan terbatas menjadi sangat proaktif dengan mengedepankan holistic care (perawatan menyeluruh).

LLM FOR ASIEK menghadirkan terapi pijat laktasi (pijat oksitosin) yang memberikan sentuhan kelembutan sistematis pada area leher, punggung, tulang belakang, dan payudara. Pijatan ini terbukti mampu merangsang hormon oksitosin, yang membuat ibu merasa lebih puas, rileks, dan tenang, sehingga memperlancar proses pengeluaran ASI (refleks let down).

Menariknya, terapi ini dirancang agar tidak hanya bergantung pada petugas medis di puskesmas. Untuk memastikan kemandirian dan keberlanjutan program, LLM FOR ASIEK membekali layanan ini dengan berbagai fitur inovatif:

Tutorial Berbasis QR Code: Ibu dan suami kini dapat dengan mudah memindai barcode untuk mengakses panduan langkah-langkah Loving Lactation Massage, sehingga pijatan bisa dilakukan secara mandiri di rumah kapan saja.

Konsultasi Jarak Jauh: Bagi ibu dengan mobilitas terbatas, puskesmas membuka layanan konsultasi online melalui WhatsApp terkait pijat laktasi, manajemen laktasi, dan keluhan menyusui lainnya.

Layanan Homecare (Jemput Bola): Petugas kesehatan yang terlatih dan bersertifikasi secara rutin mendatangi langsung rumah-rumah pasien untuk memberikan terapi dan edukasi eksklusif.

Edukasi Berbasis Komunitas: Pijat laktasi diajarkan secara langsung kepada kader kesehatan desa, serta disisipkan dalam kurikulum Kelas Ibu Hamil dan Kelas Ibu Balita.

Perpaduan antara sentuhan kasih sayang dan kemudahan teknologi digital ini membuahkan hasil yang sangat manis. Berdasarkan data evaluasi Puskesmas Air Itam, cakupan pemberian ASI Eksklusif meroket tajam menjadi 72% pada tahun 2023, dan sukses menembus angka 85% pada tahun 2024.

Melalui inovasi yang didukung penuh oleh Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) ini, para ibu menyusui mengaku merasa jauh lebih nyaman dan tenang dalam memberikan ASI. LLM FOR ASIEK membuktikan bahwa dukungan fisik dan emosional yang tepat bagi seorang ibu, ditambah dengan sentuhan teknologi, adalah kunci utama untuk mensukseskan pemberian gizi terbaik bagi generasi masa depan PALI.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026