12 October 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Menebar Cahaya di Ujung Perjuangan: "PELITA HATI" Hadirkan Rawat Jalan dan Perawatan Paliatif Holistik ke Rumah Pasien

Penulis: Ika PS 20 May 2025 03:20 WIB Dilihat: 4 kali Komentar: 0
Menebar Cahaya di Ujung Perjuangan: "PELITA HATI" Hadirkan Rawat Jalan dan Perawatan Paliatif Holistik ke Rumah Pasien

Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, seperti Puskesmas, merupakan garda terdepan dalam menangani permasalahan medis di masyarakat. Tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah lonjakan drastis jumlah penderita penyakit kronis dan tidak menular. Di wilayah kerja Puskesmas Air Itam, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), misalnya, kasus hipertensi melambung dari angka 832 pada tahun 2021 menjadi 904 kasus pada tahun 2022.

Meski pemerintah telah menyediakan Program Rujuk Balik (PRB), kenyataan di lapangan menunjukkan hambatan yang cukup miris. Pada tahun 2022, program PRB hanya diikuti oleh 10 orang pasien. Alasan utamanya bukan karena ketidakmauan pasien, melainkan karena kondisi kesehatan mereka yang memburuk atau berstatus terminal sehingga tidak lagi mampu untuk sekadar datang dan mengambil obat di Puskesmas.

Merespons kondisi yang sangat krusial dan butuh sentuhan kemanusiaan ini, seorang inovator sekaligus tenaga kesehatan di Puskesmas Air Itam, Yunita Haryanti A.Md.Kep, menggagas program "PELITA HATI" (Pelayanan Terpadu Paliatif di Rumah dan Komunitas). Berpartisipasi dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025, inovasi ini mengubah kiblat layanan kesehatan dari yang tadinya berbasis fasilitas menjadi berbasis komunitas dengan memprioritaskan metode kunjungan rumah (home care).

Perawatan Holistik yang Merangkul Pasien dan Keluarga

PELITA HATI dirancang secara spesifik untuk memberikan layanan perawatan paliatif secara holistik—mencakup aspek medis, psikososial, hingga spiritual—langsung ke rumah pasien. Prosesnya dimulai dengan pendataan (screening) untuk menentukan prioritas pasien yang paling membutuhkan, seperti penderita kanker stadium lanjut, stroke berat, gagal ginjal, dan penyakit terminal lainnya.

Setelah dilakukan assesment, tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, dan psikolog, akan melakukan home care secara terstruktur minimal setiap dua minggu sekali. Selama kunjungan, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kondisi pasien, manajemen nyeri, perawatan luka, pembagian obat, serta memberikan dukungan psikologis.

Salah satu pilar kekuatan PELITA HATI adalah pemberdayaan keluarga dan kader kesehatan. Keluarga dibekali panduan komprehensif, mulai dari cara memposisikan pasien yang benar, memberikan makan dan obat, mencegah munculnya luka akibat berbaring terlalu lama (luka tekan/dekubitus), hingga mengenali tanda-tanda kondisi gawat darurat. Edukasi ini juga difasilitasi melalui media digital seperti video dan buku saku agar keluarga lebih mandiri dan percaya diri dalam merawat keluarganya yang sedang berjuang.

Peningkatan Layanan yang Berdampak Nyata

Implementasi inovasi yang didukung secara finansial oleh Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) ini membawa perubahan paradigma yang sangat positif di masyarakat. Terjadi lonjakan yang sangat masif dalam pencapaian jumlah pasien PRB. Jika pada tahun 2022 hanya terdapat 10 pasien, angka ini meroket menjadi 54 orang pada 2023, 58 orang pada 2024, dan telah mencapai 87 kasus pada pertengahan 2025.

Peningkatan serupa juga terjadi pada jumlah layanan perawatan pasien paliatif secara intensif, yang secara bertahap naik dari 5 pasien (2023) menjadi 9 pasien (2024). Hal ini membuktikan bahwa pendekatan yang humanis terbukti ampuh dalam meningkatkan angka keterjangkauan dan mengembalikan kepercayaan warga kepada institusi kesehatan.

Melalui "PELITA HATI", Puskesmas Air Itam membuktikan bahwa inovasi terbaik bukan tentang menemukan mesin penyembuh otomatis, melainkan tentang bagaimana menghadirkan rasa nyaman, mengurangi beban derita, dan menemani pasien serta keluarganya melewati masa-masa tersulit dengan rasa aman dan penuh empati.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026