13 October 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

Meretas Mitos dengan Klik: Inovasi 'APEL IMPLANT' Puskesmas Air Itam Bawa Edukasi KB Langsung ke Genggaman Warga PALI

Penulis: Ika PS 10 July 2025 07:45 WIB Dilihat: 8 kali Komentar: 0
Meretas Mitos dengan Klik: Inovasi 'APEL IMPLANT' Puskesmas Air Itam Bawa Edukasi KB Langsung ke Genggaman Warga PALI

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga dan menekan angka kematian ibu serta bayi. Namun, di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), khususnya di wilayah kerja Puskesmas Air Itam, adopsi Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti KB Implan masih menemui jalan terjal. Hingga tahun 2022, persentase pengguna KB Implan di wilayah tersebut hanya berkisar di angka 11,3%.

Hambatan utamanya bukanlah ketersediaan alat, melainkan minimnya akses informasi yang akurat serta kuatnya stigma dan mitos negatif di tengah masyarakat. Banyak perempuan usia subur merasa takut dengan efek samping KB Implan karena mendapatkan informasi yang keliru, ditambah kurangnya promosi aktif dari petugas kesehatan. Menjawab tantangan tersebut, Bidan Agustina Anggraini, SST, dari Puskesmas Air Itam menginisiasi sebuah terobosan revolusioner bernama APEL IMPLANT (Akses Pendidikan Edukasi Lengkap KB Implant).

Sinergi Komunitas dan Transformasi Digital

Dilombakan dalam ajang Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025, APEL IMPLANT hadir untuk merombak sistem layanan KB yang selama ini bersifat pasif. Inovasi ini memadukan pendekatan komunitas yang mengakar dengan kecanggihan teknologi digital yang mudah diakses.

Langkah transformatif ini diwujudkan melalui beberapa strategi utama:

Akses Informasi dalam Genggaman: Masyarakat kini tidak perlu repot datang ke puskesmas hanya untuk bertanya. Melalui chatbot WhatsApp dan pemindaian barcode (Scan Me), calon akseptor dapat mengakses modul edukasi digital, berkonsultasi secara privat, hingga melakukan booking layanan pemasangan.

Jemput Bola Terpadu: Bidan desa bersama kader KB dan forum PKK turun langsung memberikan penyuluhan yang humanis ke posyandu dan balai desa, menghapus mitos yang beredar dengan fakta medis yang mudah dipahami.

Sistem Reminder Otomatis: Setelah pemasangan, petugas kesehatan dapat dengan mudah memantau keluhan dan mengirimkan notifikasi pengingat (reminder) berbasis WhatsApp untuk jadwal kontrol maupun pencabutan implan.

Dampak Nyata bagi Keluarga Sejahtera

Sejak diimplementasikan penuh pada tahun 2023 dengan dukungan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), APEL IMPLANT terbukti mampu mengubah paradigma masyarakat. Data kunjungan dan pemasangan KB Implan melonjak signifikan menjadi 12,9% pada tahun 2024. Banyak ibu muda dan pasangan baru yang sebelumnya ragu, kini secara mandiri memilih metode kontrasepsi jangka panjang ini setelah mendapatkan konsultasi online yang mencerahkan.

Lebih dari sekadar angka, inovasi ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam memastikan kehidupan yang sehat (SDG 3) dan mendorong kesetaraan gender (SDG 5) dengan memberikan kebebasan dan hak bagi perempuan untuk merencanakan keluarganya secara aman dan nyaman.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026