13 October 2026
Logo

Inovasi Daerah

Menghubungkan Inovator, Menguatkan Daerah, Mengakselerasi Masa Depan

"Tungpat" Hadirkan Solusi Cerdas: Bantu UMKM Hindari Kerugian Melalui Digitalisasi Keuangan yang Praktis

Penulis: Ika PS 01 January 1970 00:00 WIB Dilihat: 19 kali Komentar: 0
Placeholder

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam menopang perekonomian bangsa, terbukti ketangguhannya saat menghadapi krisis pandemi global. Di Indonesia, jumlahnya bahkan mencapai 30,18 juta unit pada Desember 2024. Sayangnya, potensi besar ini sering kali terhambat oleh lemahnya literasi keuangan para pelaku usaha. Banyak dari mereka yang harus menelan kerugian karena gagal memperhitungkan Harga Pokok Produksi (HPP) secara cermat—termasuk biaya bahan baku, bahan penolong, dan tenaga kerja—yang berimbas pada kesalahan penentuan harga jual produk.

Merespons tantangan mendasar tersebut, dua pelajar berbakat asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ovi Permata Wulandari dan Niken Puspita, merancang sebuah inovasi cerdas bertajuk aplikasi Tungpat (Hitung Cepat). Diusung dalam Lomba Inovasi Daerah Kabupaten PALI Tahun 2025, aplikasi berbasis mobile ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Python untuk menghadirkan solusi pencatatan keuangan yang modern, sistematis, namun tetap inklusif bagi pelaku usaha kecil yang belum terbiasa dengan teknologi.

Fitur Komprehensif dalam Genggaman

Aplikasi Tungpat bukan sekadar kalkulator biasa; ia dirancang sebagai asisten keuangan virtual dengan deretan fitur unggulan:

Kalkulator HPP Otomatis: Membantu pelaku UMKM menghitung total biaya produksi secara presisi sehingga dapat menentukan harga jual yang mendatangkan keuntungan optimal.

Penyusun Laba Rugi dan Laporan Keuangan: Menyajikan rekapitulasi penjualan, beban usaha, serta proyeksi aset dan kewajiban dalam bentuk yang sangat sederhana, transparan, dan mudah dipahami, tanpa perlu keahlian akuntansi khusus.

Simulasi Pajak UMKM: Membantu pelaku usaha memperkirakan dan mengatur pengeluaran untuk pajak agar bisnis dapat berjalan lebih efisien.

Riwayat Produksi dan Ekspor Data: Menyimpan data transaksi harian yang dapat diekspor untuk keperluan audit maupun evaluasi keberlanjutan bisnis.

Konektivitas Investor: Memfasilitasi UMKM untuk menjangkau calon mitra atau investor melalui transparansi data finansial yang akurat dan terpercaya.

Lompatan Digital menuju Pemberdayaan UMKM

Kehadiran aplikasi ini memberikan angin segar bagi pelaku UMKM di Kabupaten PALI maupun secara nasional. Sebelum ada Tungpat, sebuah riset menunjukkan bahwa sebanyak 77,5% UMKM di Indonesia tidak memiliki laporan keuangan formal yang menjadi syarat penting bagi masuknya modal segar dari pihak luar.

Dengan fitur yang serba otomatis dan antarmuka (user interface) yang sangat ramah pengguna (user-friendly), Tungpat memangkas kebingungan administratif dan meminimalisasi pemborosan sumber daya produksi. Melalui transparansi laporan laba rugi, kepercayaan investor pun akan tumbuh, membuka peluang kemitraan dan ekspansi usaha yang lebih luas. Ke depannya, inovasi ini bahkan diproyeksikan dapat terintegrasi dengan marketplace lokal dan modul edukasi akuntansi interaktif, menjadikan Tungpat sebagai mitra strategis dalam mewujudkan ekosistem UMKM yang tangguh, cerdas secara finansial, dan berdaya saing global.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan pendapat!

Kirim Komentar

Galeri Video

Geser untuk melihat lainnya
NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

NOMINASI INOVASI DAERAH KATEGORI PERTANIAN DAN PANGAN PIA 2025

PIA 2025 atau Pali Innovation Award Tahun 2025 adalah kegiatan apresiasi dan penganugerahan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kab. Pali kepada inovator daerah yang telah melalui kompetisi panjang Lomba Inovasi Daerah Tahun 2025 mulai dari Kick Off, Kurasi Proposal, Pemaparan dan Fact Finding. Kegiatan ini sudah berlangsung keempat kalinya selama 4 tahun sejak tahun 2022, dimana pada saat itu hanya 38 propsal inovasi yang ikut dengan 4 kategori, tahun 2023 peserta naik menjadi 78 proposal, tahun 2024 menjadi 126 proposal dan tahun 2025 ada 175 proposal yang masuk. selama tiga tahun terakhir ada enam kategori yang dilombakan diantaranya Inovasi Perangkat Daerah, Pendidikan, Kesehatan, Pelajar/Mahasiswa, Desa/Kelurahan dan Pertanian/Pangan. Tahun ini seperti tahun sebelumnya Balitbangda Pali selalu berusaha menghadirkan Juri Terbaik yang memiliki pengalaman dan kualifikasi Nasional diantaranya : 1) Dr. Ing. Wiwiek Joeliani, MT, Direktur Fasilitasi dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah BRIN, 2) Nailuredha Suherman, SAP Analis Kebijakan Kemenpan RB yang berpengalaman dalam pelaksanaan KIPP (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Kemenpan RB, 3) Prof. Dr. Megawati Simanjuntak, SP., M.Si Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB University, Guru Besar dalam bidang consumer behavior 4) Prof. Filli Pratama, Phd Direktur Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni Universitas Sriwijaya, Guru Besar Bidang Food Technology 5) Atang Sulaeman, S.Pt, M.Si Perekayasa Ahli Madya PUSAT RISET TEKNOLOGI INDUSTRI PROSES DAN MANUFAKTUR BRIN 6) Hanif S. Affandi, S.Pt., MSi Ketua Tim Penumbuhan dan Pengembangan Inovasi Daerah Kab. Pali Tahun ini Pemda Pali juga memberikan apresiasi kepada Individa dan lembaga yang telah berdedikasi serta berkontribusi nyata bagi tumbuh kembang inovasi daerah pada 10 bidang sesuai dengan perannya yang luar biasa. Pemerintah Daerah Kab. Pali berkomitmen Besar pada Peningkatan Ekosistem Riset dan Inovasi Daerah melalui kolaborasi dan sinerji pentahelix sebagai upaya menghadirkan evidence based policy atau kebijakan berbasis bukti yang menjadi landasan mendorong daya saing daerah untuk Pali yang lebih maju menyongsong Indonesia Emas 2025

26 Jun 2026